Butuh Bantuan? +6281252850005
  1. Home
  2. Kanker Ginjal Yang Harus Diwaspadai - WisataMedis
Image Description
Info Kesehatan

Kanker Ginjal Yang Harus Diwaspadai - WisataMedis

Ginjal merupakan dua organ saluran kandung kemih, berbentuk seperti kacang berukuran sekepalan tangan. Fungsinya untuk memproduksi air seni dengan membuang sampah hasil pencernaan makanan dan kelebihan cairan dari darah Anda. Di samping itu, organ ini juga bertugas untuk mengontrol tekanan darah dan memastikan tubuh memiliki cukup sel darah merah dengan membuat hormon renin dan eritropoietin.

 

Ginjal berfungsi sebagai organ untuk menyaring darah dari sisa kotoran dan air. Selanjutnya, organ ini juga akan menghasilkan urine yang akan disalurkan ke kandung kemih untuk ditampung. Organ yang berada di perut dan di sisi kiri atau kanan tulang belakang ini ternyata rawan mengalami gangguan. Salah satu gangguan besar yang terjadi di ginjal adalah kanker ginjal yang bisa memicu kondisi serius di tubuh.

 

Apa Saja Tanda – Tanda Dan Gejala Kanker Ginjal

 

Pada stadium awal, kanker ini umumnya tidak menimbulkan ciri-ciri apa pun. Gejala akan muncul ketika penyakit kanker sudah memasuki stadium lanjut.

Gejala kanker ginjal yang umumnya dialami orang dewasa adalah:

 

·         Ada darah dalam urine (hematuria).

·         Nyeri punggung bawah di satu sisi.

·         Ada benjolan di bagian punggung bawah atau punggung samping.

·         Berat badan menurun tanpa penyebab yang jelas dan nafsu makan memburuk.

·         Demam yang tidak kunjung sembuh.

·         Anemia (jumlah sel darah merah yang rendah).

·         Nyeri perut yang cukup intens.

·         Kemunculan darah di urine yang memicu perubahan warna

·         Nafsu makan mendadak turun dari kondisi normal

·         Sering mengalami demam

·         Tubuh sering terasa lelah meski tidak melakukan aktivitas secara berlebihan

·         Perut mengalami bengkak dan terasa keras dan tidak nyaman saat disentuh

·         Mengalami anemia

·         Berat badan mengalami penurunan yang cepat

 

Sementara penyakit kanker ginjal tipe Wilms tumor pada anak menimbulkan gejala lain, seperti:

 

·         Terjadi pembengkakan pada perut disertai rasa nyeri.

·         Mengalami mual, muntah, atau sembelit.

·         Sesak napas dan tekanan darah tinggi.

 

Setiap orang mengalami gejala yang berbeda-beda sehingga mungkin saja ada gejala lain yang tidak disebutkan di atas.

 

Apa Saja Penyebab Kanker Ginjal ?

 

Pada banyak kasus, penyebab kanker ginjal tidak diketahui secara pasti. Akan tetapi, ilmuwan berpendapat bahwa penyebab dari kanker ini berkaitan dengan mutasi DNA pada sel. Dan diduga ada sel yang mengalami abnormalitas dan akhirnya bermutasi. DNA dari sel berubah dan membuat mereka berkembang dengan cepat dari sel lainnya.

 

Selain adanya abnormalitas pada beberapa sel, kanker ginjal bisa muncul dan risikonya jadi naik kalau ada beberapa faktor di bawah ini:

 

1. Tekanan darah tinggi (hipertensi)

 

Tekanan darah tinggi atau hipertensi menyebabkan pembuluh darah di ginjal bekerja terlalu kuat. Efeknya, kemungkinan terjadi peradangan akan besar dan memicu masalah lain yang lebih berbahaya.

 

Sel yang terus meradang berkali-kali bisa saja mengalami abnormalitas. Nah, abnormalitas ini mungkin memicu perubahan DNA dan akhirnya sel jadi membelah dan tumbuh dengan cepat.

 

2. Obesitas

 

Seseorang dengan berat badan yang berlebihan atau obesitas lebih mudah mengalami gangguan di ginjal. Tidak hanya gangguan dalam bentuk infeksi atau kerusakan lain, tapi juga bisa memicu terjadinya kanker yang berbahaya.

 

3. Sering merokok

 

Saat sedang merokok, racun yang berbahaya akan terus masuk ke dalam pembuluh darah. Racun yang ikut terbawa dengan darah akan masuk ke ginjal dan menyebabkan gangguan pada sel saat proses penyaringan terjadi.

 

4. Usia yang menua

 

Usia yang terus bertambah bisa menaikkan risiko terjadinya kanker ginjal. Semakin tua seseorang, apa yang terjadinya di hidupnya akan besar. Misal apa yang dimakan selama muda dan terkena paparan apa saat bekerja.

 

Kondisi ini bisa saja memicu abnormalitas pada sel di ginjal. Efeknya, sel dengan sifat kanker akan tumbuh dan akhirnya terus betambah dan membesar.

 

5. Mengalami dialisis

 

Seseorang dengan gagal ginjal harus menjalani dialisis seumur hidupnya. Nah, prosedur penyaringan darah yang akan dilakukan secara rutin ini ternyata bisa menaikkan risiko kanker.

 

6. Riwayat keluarga

 

Seseorang yang memiliki keluarga dengan riwayat kanker ginjal, kemungkinan besar bisa mengalaminya. Meski demikian, gaya hidup juga berpengaruh.

 

DNA sendiri memuat serangkaian perintah bagi sel untuk membelah, tumbuh, dan mati secara teratur. Ketika mutasi terjadi, perintah sel mengalami kerusakan sehingga sel berfungsi menjadi abnormal. Sel akan terus membelah tanpa kendali dan tidak mati. Akibatnya, kondisi ini akan menimbulkan penumpukan sel dan membentuk tumor.

 

Mutasi gen juga bisa diwariskan dari orangtua dan hal inilah yang diyakini ilmuwan sebagai penyebab kanker jenis ini pada anak, yakni penyakit Wilms tumor.

 

Salah satunya adalah gen VHL, yakni gen yang menyebabkan penyakit non Hippel-Lindau (VHL). Mutasi gen bisa menyebabkan pertumbuhan sel abnormal sehingga kanker ini lebih mungkin berkembang.

 

Selain gen VHL, ada juga gen yang diwariskan orangtua dan rentan bermutasi sehingga bisa jadi penyebab kanker ginjal, seperti:

 

· Gen FH menyebabkan fibroid di kulit dan rahim.

· Gen FLCN dapat menyebabkan sindrom Birt-Hogg-Dube.

· Gen SDHB dan SDHD yang jadi penyebab tingginya risiko kanker jenis ini berkembang di keluarga.

 

Apa Saja Pilihan Untuk Pengobatan Kanker Ginjal?

 

Pengobatan kanker ginjal disesuaikan dengan ukuran, letak, dan stadium kanker, serta kondisi pasien secara keseluruhan. Ada beberapa metode pengobatan yang dapat dilakukan dokter untuk menangani kanker ginjal, agar kanker tidak bertambah parah dan tidak semakin meluas, pengobatan kanker ginjal yang biasanya dilakukan, yaitu:

 

·      Operasi

 

Operasi merupakan pilihan pengobatan kanker ginjal yang paling utama. Prosedur medis ini disebut nefrektomi dan bertujuan untuk mengangkat tumor pada ginjal atau sel kanker yang mungkin menyebar ke area sekitarnya.

 

Ahli bedah dapat mengangkat sebagian ginjal. Bisa juga mengangkat seluruh ginjal beserta kelenjar adrenal, jaringan lemak, dam kelenjar getah bening yang sudah terkena kanker. Pasien ini akan hidup dengan satu ginjal saja.

 

Operasi kanker ini dapat menimbulkan efek samping, seperti perdarahan, infeksi, penggumpalan darah, dan gagal ginjal.

 

·      Radioterapi

 

Radioterapi mengandalkan radiasi untuk mengecilkan tumor sekaligus membunuh sel kanker. Perawatan ini menjadi pilihan bila seseorang tidak memungkinkan untuk menjalani operasi.

 

Akan tetapi, radioterapi tapi dapat menimbulkan efek samping, seperti luka terbakar, mual dan muntah, serta tubuh kelelahan.

 

·      Pembekuan (cryoablation)

 

Cara ini dilakukan dengan menyuntikan cairan langsung ke sel kanker atau tumor yang ada di ginjal. Setelah disuntikkan, sel kanker akan membeku dan akhirnya mati dengan sendirinya.

 

·      Terapi target

 

Terapi target menggunakan obat-obatan yang bekerja menargetkan langsung sel kanker agar tidak berkembang dan mati.

 

Beberapa obat yang digunakan dalam terapi target untuk mengobati kanker ginjal adalah sunitinib, sorafenib, pazopanib, cabozantinib, lenvatinib, bevacizumab, axitinib, dan temsirolimus.

Efek samping yang mungkin terjadi akibat terapi target adalah hipertensi, penggumpalan darah, masalah hati, dan kolesterol tinggi.

 

·      Pembakaran (radiofrequency ablation)

 

Prosedur ini hampir sama dengan pembekuan, alat akan dimasukkan ke tubun dan mendekati kanker. Selanjutnya gelombang radio dipancarkan untuk menghasilkan panas dan membakar sel kanker dengan tuntas.

 

·      Kemoterapi

 

Penyakit kanker ginjal biasanya tidak merespons obat-obatan yang digunakan saat kemoterapi dengan baik. Oleh karena itu, kemoterapi dijadikan pengobatan tambahan ketika pasien telah menjalani terapi target.

 

Beberapa obat kemoterapi untuk kanker ginjal, seperti cisplatin, 5-fluorouracil (5-FU), dan gemcitabine terbukti membantu beberapa pasien pasien. Efek samping dari pengobatan ini adalah rambut rontok, mual dan muntah, serta diare.

 

·      Imunoterapi

 

Imunoterapi digunakan untuk membantu sel kekebalan tubuh membasmi sel kanker yang terus tumbuh. Umumnya sel kanker bisa menghasilkan protein tertentu agar bisa terhindari dari sel imun. Namun, dengan terapi yang diberikan, sel bisa diserang.

 

Kanker ginjal menyebabkan gangguan yang begitu cukup besar pada tubuh kalau sampai parah dan menyebar ke organ lain. Itulah kenapa pemeriksaan sejak dini harus dilakukan guna menghindari hal yang lebih buruk terjadi pada organ ginjal anda.

 

Untuk pemeriksaan terkait adanya penyakit pada organ Ginjal, pasien dapat melakukan konsultasi dengan Dokter Spesialis Urologi untuk melakukan pemeriksaan terkait kondisi dan fungsi Ginjal.

 

Selanjutnya jika memang ditemukan adanya Sel Abnormal / Tumor pada ginjal yang menuju kepada Kanker Ginjal, pasien dapat konsultasi dengan Dokter Spesialis Radiologi dan Onkologi.

 

Nah, untuk pemeriksaan yang lebih akurat, pasien dapat melakukan Pemeriksaan dan Konsultasi di Rumah Sakit Malaysia.

 

Daftar Rumah Sakit Malaysia yang menerima pasien Indonesia:



• Mahkota Medical Centre

 

• Regency Specialist Hospital

 

• Gleneagles Kuala Lumpur

 

• Institut Jantung Negara (IJN)

 

• Cardiac Vascular Sentral Kuala Lumpur (CVSKL)

About Author

Image Description
Wisata Medis
Member Since: Aug 18, 2018

Butuh Bantuan? Yuk Chat..
Jika Anda butuh bantuan
Mulai chat dengan tim support Kami
Konsultan
Saya Online