Butuh Bantuan? +6281252850005
  1. Home
  2. Kemoterapi dan Efek sampingnya
Image Description
Info Kesehatan

Kemoterapi dan Efek sampingnya

Kemoterapi, atau yang biasa disebut dengan kemo, merupakan salah satu cara pengobatan kanker, termasuk kanker payudara.

Pengobatan kemoterapi dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu:

  1. Menggunakan Obat infus, atau
  2. Dengan Obat minum

Sebelum memulai melakukan kemoterapi, pasien harus melakukan pemeriksaan-pemeriksaan terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut:

  1. Pemeriksaan fisik oleh dokter
  2. Pemeriksaan darah
  3. Pemeriksaan jantung

Pemeriksaan-pemeriksaan di atas memiliki tujuan untuk mengetahui kondisi fisik pasien, apakah memenuhi persyaratan untuk menjalani kemo atau tidak.

Jika seluruh hasil pemeriksaan baik, pasien dapat segera memulai melakukan kemoterapi.

Pengobatan kemoterapi harus selalu dipantau oleh dokter.

Untuk prosesnya sendiri, pengobatan dapat dilakukan secara rawat jalan. Namun, beberapa pasien yang berasal dari luar kota, atau dari luar negeri (seperti dari Indonesia), mereka lebih memilih melakukan kemoterapi dengan rawat inap di rumah sakit.

Proses kemoterapi itu tidak sakit, tapi memberikan efek samping setelah prosesnya selesai.

Efek samping yang dihasilkan berbeda-beda, tergantung kondisi pasien. Umumnya efek samping berupa: rasa mual, rambut rontok, badan terasa capek, dll.

Jika diurut berdasarkan hari paska kemo, berikut detailnya:

  • Hari ke-1 sampai dengan ke-3: Mual. Sebagian pasien merasa mual sekitar 3 hari setelah kemoterapi dilakukan.
  • Hari ke-10: Efek samping selanjutnya yang terjadi adalah rambut rontok, rasa lemas, dan diare.
  • Hari ke-14: Setelah 2 minggu, sebagian pasien sudah tidak merasakan efek apa-apa. Mereka rata-rata sudah dapat beraktivitas secara normal.

Lalu, bagaimana cara mengangani efek samping kemo tersebut?

Biasanya dokter akan menyarankan pasien untuk melakukan hal-hal berikut:

  1. Perbanyak minum air putih
  2. Mengatur pola asupan makanan
  3. Mengonsumsi lebih banyak buah-buahan
  4. Mengonsumsi banyak sayur-sayuran
  5. Beristirahat yang cukup
  6. Menghindari diri dari paparan virus atau kuman

Untuk mendapatkan diagnosis, pasien disarankan berkonsultasi dengan dokter.
Bila berencana untuk berobat ke Malaysia, silahkan klik di sini

small-1630575390-hayaniEdit.jpg

Dr. Hayani Binti Abdul Wahid

Dokter Onkologi

Mahkota Medical Centre

About Author

Image Description
Hayani Binti Abdul Wahid - Mahkota Medical Centre
Member Since: Sep 02, 2021

Butuh Bantuan? Yuk Chat..
Jika Anda butuh bantuan
Mulai chat dengan tim support Kami
Konsultan
Saya Online